Senin, 28 Februari 2011
KEINDAHAN SEBUAH ALAM
Berdiri kumenatap indahnya sebuah alam
Yang masih alami jauh dari polusi
Dan sejauh mata memandang
Yang terlihat hanyalah sebuah hamparan padi yang hampir menguning
Mahakarya sang ilahi
Yang menciptakan seindah ini
Bagaikan sebuah mutiara
Yang pecah di gurun sahara
Alam yang indah tak terkira
Memukau setiap insan yang melihatnya
Bagaikan butiran-butiran mozaik
Yang tertata rapi
Berbalutkan intan permata
Hamparan sawah yang hijau
Dan masih kental dengan aroma pedesaan
Bersanding dengan aroma pedesaan
Melengkapi keindahan sebuh alam
Nama : ujang s.
Kelas : 9b
Nosen :27
MENATAP MASA DEPAN
Disini aku dikepung aktivitas
Dipenjara dalam ruangan yang sunyi
Memaksaku untuk belajar dari kesalahan
Kasalahan yang seharusnya tak seharusnya tak perlu untuk dilakukan
Hidup di alam tindakan
Memaksaku untuk lebih banyak berbuat
Berbuat yang berguna di hari ini
Agar lebih baik dari hari kemarin
Memang hidup berawal dari mimpi
Dan masa depan bagiku sungguh sebuah misteri
Yang tak mudah ditebak
Ataupun diperkirakan
Senin, 07 Februari 2011
DAHAGA CINTA
Langit seakan tak biru lagi
Laut seolah menghempas sepi
Beribu malam aku tangisi
Mengarungi sepi menyiksa hati
Masih melekat bayangan diri
Menyelusuri relung-relung hati
Masih ku ingat peluk dan janji
Yang telah engkau khianati
Ku coba menahan air mata
Ku coba menutup luka
Haruskah ku arungi derita
Untuk selamanya………….
Mengapa oh….oh mengapa
Engkau pergi tanpa satu kata
Mengapa…….tidak kah kau tahu
Aku masi cinta padamu
Tak mungkinkan ada
Yang menggantikan dahaga cinta . .
Karya:
Sulis&Nanik IX-B
SEPERTI YANG DULU
Tiada guna kau kembali
Mengisi ruang hati ini
Semua yang telah berlalu
Bersama luka daku
Semua yang telah berakhir
Antara daku dan kini
Karna cinta……karna cinta
Seperti yang dulu
Tak ada guna kau berjanji
Untuk setia manemani
Hati ku yang telah terluka
Karna dustamu………………………..
Tiada guna kau menguntaikan kata
Karna……………….
Tak kan ada cinta
Seperti yang dulu,,,,,,,,,,,,
Karya:
Sulis&Nanik IX-B
Karya:
Sulis&Nanik IX-B
SUKA DUKA SEORANG PENULIS
Kutulis syair diatas kertas
Dan kutemukan sebuah majas
Tentang kehidupan yang lantas
Tenggelam oleh hujan yang deras
Bumi menangis
Menatapi nasip makluk hidup
Beginilah duka seorang penulis
Yang bekerja untuk hidup
Demi menghidupi keluarga
Kutulis sebuah syair
Walaupun ku menderita
Hidupku bagai air yang mengalir
SELAMAT ULANG TAHUN
Dihari istimewa ini
Hasrat hati ingin mengucap doa
Dan salam padamu
Semoga sukseslah menjadi nomor satu
Dan segala cita-citamu
Untuk menjadi super star dan selalu terhabat
Dengan tambahnya kemajuan jaman
Ku akan semakin terdepan dalam segala –galanya
Dan dengan kecanggihan kamu akan jadi
Yang terbaik
Dengan suka duka kamu mesti harus waspada
Dalam masa yang mendatang
Agar menjadi number one
Karya :titis fatmala &oka viani eka c.
Kelas :ix b
No.absen: 25 &14
Langganan:
Postingan (Atom)